10 Cara Bikin Gantungan Kunci dari Berbagai Bahan

By easy bitsy
5 min read


Membuat gantungan kunci sendiri bisa menjadi aktivitas kreatif yang menyenangkan untuk dilakukan bersama anak di rumah. Selain hasilnya bisa dipasang pada tas sekolah, tempat pensil, pouch, atau botol minum, anak juga mendapat kesempatan memilih warna, bentuk, dan karakter sesuai seleranya.

Menurut kami, cara bikin gantungan kunci juga tidak harus dimulai dari bahan yang sulit. Kain flanel, manik-manik, benang, kertas, sampai clay bisa digunakan untuk membuat aksesori sederhana. Orami juga menampilkan beberapa bahan serupa, mulai dari flanel, kertas, akrilik, kayu, manik-manik, plastik daur ulang, hingga polymer clay.

Supaya lebih mudah memilih, berikut 10 Cara Membuat Gantungan Kunci dari Berbagai Bahan yang bisa disesuaikan dengan usia anak dan perlengkapan yang tersedia di rumah.

Persiapan Sebelum Membuat Gantungan Kunci

Sebelum mulai, siapkan ring gantungan kunci atau lobster clasp sebagai pengait utama. Alat lain bisa disesuaikan dengan bahan yang akan digunakan.

Untuk aktivitas bersama anak, kami menyarankan orang tua mengambil alih pekerjaan yang menggunakan benda tajam, lem tembak, bor, oven, atau alat panas. Orami juga mengingatkan perlunya pengawasan orang tua ketika anak menggunakan gunting, jarum, dan lem tembak saat membuat kerajinan.

10 Cara Membuat Gantungan Kunci dari Berbagai Bahan

1. Gantungan Kunci Nama dari Kain Flanel

Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan:

  • Kain flanel dua warna
  • Ring gantungan
  • Gunting
  • Lem kain atau lem tembak
  • Pita kecil

Cara membuat:

Potong kain flanel menjadi bentuk dasar sesuai panjang nama anak. Gunakan warna lain untuk membuat setiap huruf, lalu tempelkan huruf pada bagian dasar. Pasang pita kecil di bagian atas dan hubungkan dengan ring gantungan.

Model nama cukup mudah dibuat dan bisa membantu anak mengenali huruf namanya sendiri. Orami juga menggunakan flanel dan pola huruf sebagai salah satu metode sederhana membuat gantungan kunci.

2. Gantungan Kunci Flanel Bentuk Hati

Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan:

  • Kain flanel
  • Dakron
  • Benang
  • Jarum
  • Ring gantungan
  • Gunting

Cara membuat:

Buat dua pola hati dengan ukuran sama. Jahit kedua sisi, tetapi sisakan sedikit bagian terbuka. Masukkan dakron sampai bentuknya mengembang, pasang tali kecil untuk ring, lalu tutup jahitan.

Hasilnya lembut dan cocok dijadikan aksesori tas anak. Metode flanel dengan isian dakron juga digunakan dalam panduan Orami.

3. Gantungan Kunci dari Manik-Manik

Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan:

  • Manik-manik
  • Tali nilon atau elastic cord
  • Ring gantungan
  • Manik huruf jika ingin menambahkan nama

Cara membuat:

Potong tali secukupnya lalu hubungkan dengan ring. Susun manik-manik berdasarkan warna atau pola yang disukai anak. Manik huruf bisa digunakan untuk membentuk nama atau inisial. Setelah selesai, buat simpul kuat dan potong sisa tali.

Untuk anak kecil, gunakan manik berukuran cukup besar dan selalu dampingi karena manik-manik merupakan benda kecil. Metode serupa juga direkomendasikan Orami dengan tali atau kawat dan berbagai variasi manik.

4. Gantungan Kunci Mini dari Kertas

Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan:

  • Kertas tebal
  • Kertas warna
  • Lem
  • Pita
  • Ring gantungan
  • Plastik laminasi atau selotip lebar

Cara membuat:

Buat bentuk sederhana seperti buku mini, bintang, atau huruf. Tempel beberapa lapis kertas supaya lebih tebal. Lapisi permukaannya agar lebih tahan kotor, lalu buat lubang dan tambahkan pita untuk menghubungkannya dengan ring.

Metode kertas termasuk pilihan ekonomis karena sebagian besar bahan biasanya sudah tersedia di rumah.

5. Gantungan Kunci Akrilik Alphabet

Tingkat kesulitan: Menengah

Akrilik cocok untuk gantungan yang ingin terlihat lebih rapi dan tahan lama. Namun proses memotong akrilik biasanya membutuhkan peralatan khusus seperti laser cutting, sehingga bukan proyek yang ideal untuk dilakukan anak sendiri. Panduan Orami juga menyebut pemotongan dan pencetakan akrilik sebagai bagian proses pembuatannya.

Untuk versi DIY yang lebih aman, orang tua bisa membeli blank akrilik berbentuk huruf lalu mengajak anak menghiasnya menggunakan stiker, vinyl, atau rumbai.

Gantungan Kunci Alphabet Akrilik Rumbai Unik dan Stylish Tidak ada merek

Kalau ingin melihat hasil jadinya sebagai inspirasi, cek Easy Bitsy Keychain Aksesoris Gantungan Alphabet Akrilik Rumbai. Produk ini tersedia dalam huruf A sampai Z, menggunakan material akrilik, berukuran sekitar 18 x 7,5 cm, dan dilengkapi rumbai yang membuat tampilannya lebih playful. Harganya mulai sekitar Rp27.800 tergantung varian.

6. Gantungan Kunci dari Kayu

Tingkat kesulitan: Menengah

Bahan:

  • Potongan kayu kecil
  • Amplas
  • Cat
  • Spidol permanen
  • Ring gantungan

Amplas permukaan kayu sampai halus. Warnai atau gambar karakter sederhana di atasnya. Setelah kering, buat lubang kecil lalu pasang ring.

Proses membuat lubang sebaiknya dilakukan orang dewasa karena membutuhkan bor kecil atau alat sejenis. Gantungan kayu punya kelebihan karena cukup kuat dan tampilannya bisa dibuat rustic atau minimalis.

7. Gantungan Kunci dari Plastik Daur Ulang

Tingkat kesulitan: Menengah

Plastik kemasan tertentu bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan. Potong plastik menjadi bentuk yang diinginkan, gambar karakter menggunakan spidol permanen, lalu buat lubang untuk ring.

Jika teknik yang digunakan membutuhkan pemanasan agar plastik menyusut dan mengeras, proses tersebut harus sepenuhnya dilakukan orang dewasa di area dengan ventilasi baik dan hanya memakai plastik yang memang aman untuk teknik tersebut. Orami juga memasukkan plastik daur ulang sebagai salah satu bahan gantungan kunci.

8. Gantungan Kunci Polymer Clay Bentuk Hewan

Tingkat kesulitan: Menengah

Bahan:

  • Polymer clay
  • Tusuk gigi
  • Eye pin
  • Ring gantungan

Bentuk clay menjadi karakter sederhana seperti beruang, kelinci, kucing, atau dinosaurus. Tambahkan mata, telinga, dan detail lainnya. Pasang eye pin sebelum proses pengerasan sesuai petunjuk produk.

Anak bisa membantu membentuk clay, sedangkan proses pemanasan sebaiknya ditangani orang dewasa. Bentuk hewan juga menjadi salah satu contoh proyek polymer clay pada panduan Orami.

9. Gantungan Kunci Polymer Clay Huruf

Tingkat kesulitan: Mudah hingga Menengah

Kalau bentuk karakter terasa terlalu sulit, coba membuat inisial nama anak.

Gunakan cetakan huruf agar bentuknya rapi. Setelah clay dibentuk, pasang eye pin dan keraskan sesuai petunjuk kemasan. Anak bisa memilih kombinasi warna pastel, glitter, atau dua warna sekaligus.

Model huruf terasa lebih personal dan cocok dipasang pada tas sekolah agar lebih mudah dikenali. Orami juga memasukkan gantungan berbentuk huruf sebagai salah satu kreasi polymer clay.

10. Gantungan Kunci Rumbai dari Benang

Tingkat kesulitan: Sangat mudah

Bahan:

  • Benang rajut atau embroidery floss
  • Karton
  • Gunting
  • Ring gantungan

Lilitkan benang berkali-kali pada potongan karton. Ikat bagian atasnya, lepaskan dari karton, lalu potong bagian bawah hingga membentuk rumbai. Rapikan panjang benang dan pasang pada ring gantungan.

Agar terlihat lebih menarik, tambahkan satu atau dua manik-manik atau huruf alphabet pada bagian atas rumbai.

Model ini menjadi salah satu yang paling mudah dicoba bersama anak karena tidak membutuhkan teknik rumit.

Tips Membuat Gantungan Kunci Bersama Anak

Mulailah dari desain sederhana. Anak tidak harus langsung membuat karakter dengan banyak detail. Bentuk hati, bunga, huruf, atau kombinasi warna sering menghasilkan aksesori yang justru terlihat lebih rapi.

Biarkan anak menentukan warna dan dekorasinya sendiri. Orang tua cukup membantu pada tahap yang membutuhkan alat tajam, panas, atau bahan yang perlu penanganan khusus.

Pastikan juga ukuran gantungan tidak terlalu besar. Kalau akan dipasang pada tas sekolah, ukuran yang ringkas biasanya lebih nyaman dan tidak mudah tersangkut.

Untuk anak usia kecil, hindari komponen yang sangat kecil dan mudah lepas. Pilih bahan yang lebih besar dan selalu cek kekuatan sambungan sebelum gantungan dipakai.

Penutup

Cara bikin gantungan kunci bisa disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah dan kemampuan anak. Untuk pemula, flanel, benang, dan manik-manik termasuk pilihan paling mudah. Kalau ingin hasil lebih kokoh, akrilik, kayu, atau polymer clay bisa dicoba dengan bantuan orang dewasa.

Kegiatan ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengajak anak membuat aksesori yang benar-benar sesuai dengan seleranya. Hasilnya bisa dipasang pada tas sekolah, pouch, tempat pensil, atau dijadikan hadiah untuk teman.

Kalau Anda lebih memilih gantungan yang sudah siap digunakan sekaligus ingin mencari tas, botol minum, kotak makan, tempat pensil, dan merchandise lainnya, kunjungi pusat perlengkapan sekolah anak dari Surabaya untuk Indonesia di Easy Bitsy. Temukan berbagai kebutuhan sekolah dan aksesori kekinian untuk menemani aktivitas si kecil dengan semangat Easy Way to Stay Active.


Leave a comment

Please note, comments need to be approved before they are published.